Selasa, 19 Mei 2015

Mencari Pemimpin Sejati

Mencari seorang pemimpin adalah hal yang sangat sulit dizaman sekarang. Tahukah anda, ternyata sangat sulit mencari seorang pemimpin yang mendekati sempurna, dan tidak akan pernah ada pemimpin yang benar2 sempurna... Semuanya memiliki titik kelemahan tersendiri yah, termasuk mungkin saya... Mungkin, itu disebabkan karena pemimpin itu adalah manusia. Karena manusia tidak akan pernah lekang dari yang namanya kepentingan, dan kepentingan pada seorang manusia tidak akan pernah pas bahkan tidak akan pernah lebih, selalu saja kurang. Andaikan saja pemimpin itu adalah robot yang sudah diprogram dengan berbagai algoritma hingga menyerupai seorang manusia, apa jadinya itu nanti ya?

Tuhan Yesus saja diolok-olok sampe sekarang & Nabi Muhammad juga dihina hina...



Setiap pemimpin didunia ini sebenarnya adalah orang yang telah terpilih. Dia sudah dipilih oleh Tuhan dan telah diutus tanpa kita sadari. Walaupun sikapnya rakus, bebal, kreak, suka memperkosa hak orang lain, berat sebelah, dll tetapi yakinlah kawan-kawan, dia sebenarnya sudah dipilih. Baik dia adalah seorang Raja, Presiden, Menteri, hingga pemimpin organisasipun adalah orang yang telah dipilih sebelumnya, misalnya ketua Badan Eksekutif Mahasiswa, ketua Pemerintahan Mahasiswa, ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan, ataupun pemimpin didalam sebuah kelompok kecil.

Jadi, bagaimanakah caranya untuk menjadi seorang pemimpin yang sejati? Yang saya maksudkan disini kata sejati berarti mendekati kesempurnaan, jadi kalau kawan-kawan ingin menjadi seorang pemimpin yang sempurna, boleh-boleh saja, namun apa sanggup? Untuk menjadi seorang pemimpin yang benar-benar sempurna, anda harus melepaskan segala kepentingan mulai dari yang sangat pokok sekali, misalnya makan, menghirup udara, duduk, dll anda harus membuang hal tersebut. Sanggup gak? Sebaiknya dijawab sendiri deh..

Otoritatif
Seorang pemimpin sejati adalah seorang yang memiliki otoritas yang tinggi, ia harus mampu mengetahui kemana arah dan tujuan yang akan mereka tempuh, dan seorang pemimpin harus berani. Berani berbuat, berani memutuskan dan berani bertanggung jawab, itulah yang saya maksudkan didalam poin ini. Tanpa memandang usia, tanpa memandang jenis kelamin dan tanpa memandang ras.

Rohaniah
Pada poin ini saya tidak bicara mengenai agama, saya lagi gak mood ngajarin anda tentang agama. Mungkin anda sudah lebih pintar menjelaskan mengenai agama anda, bukan mengatakan saya adalah makhluk yang tidak beragama teman-teman.
Pada poin ini seorang yang suka pergi ke gereja (untuk yang kristen) dan yang suka pergi ke mesjid (untuk yang islam), jika anda berada sedang beribadah, anda akan merasakan suatu kedamaian yang tidak kita ketahui darimana datangnya.Sekalipun anda tidak berada didalam ruangan ibadah, anda akan merasakan wajah anda bersih, cerah, mengkilap dan entah bagaimana proses terjadinya.
Seorang pemimpin sejati memiliki suasana seperti itu, apakah anda ingin menjadi seorang pemimpin yang sejati? Silahkan lakukan poin ke 2.

Rela Berkorban
Ada apa dengan pengorbanan? Rasanya rugi kalo duit ini dibagi-bagi. Rasanya ngabis-ngabisin energi kalo membantu sikawan ini. Rasanya malas kalo dah jam segini ketempat ibadah.
Mungkin dari beberapa kutipan diatas pernah anda alami dan mungkin sering ya?
Ada pepatah mengatakan "lebih baik memberi dari pada menerima", sepertinya wacana tersebut menjadi kontroversional dalam diri saya pada saat pertama kali membacanya. Mana mungkin lebih baik. Kalo diberi terus, apa dong sama ku? Mungkin ini yang pertama kali saya pikirkan saat membaca pepatah ini disebuah pamplet dekat rumah saya.
Namun seiringnya waktu berjalan, ternyata benar yang dikatakan pepatah tersebut, setiap yang kita berikan kepada seseorang, secara otomatis pengaturan oleh hukum alam, yang kita berikan tersebut akan memiliki feedback bagi kita, tetapi tidak langsung begitu saja, namun seiring berjalannya waktu.
 Seorang pemimpin sejati adalah orang yang berani mengorbankan apapun demi kelancaran program, non program dan anggota.

Mungkin sekian sajalah artikel ini saya tulis, sebenarnya masih banyak yang ingin saya ceritakan kepada kawan-kawan, namun apa daya jari saya dah capek mengetik. Semoga saja artikel ini berguna bagi kawan-kawan dan semoga kawan-kawan dapat melakukan hal-hal yang baik seperti yang sudah ketik dalam artikel ini.
Salam!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih telah memberikan komentar pada blog ini...
Horas